Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juli 2015

Bersiaplah! Menghasilkan Uang Dari Video Yang Di Upload Di Facebook

Menghasilkan Uang Dollar Dari Video Facebook, Kini Bisa.... :; Seperti Anda mungkin telah mendengar, Facebook semakin serius tentang video. Pengumuman minggu ini dari monetisasi video baru (baca: iklan) strategi memupus keraguan yang tersisa tentang hal itu.

Sejak diperkenalkannya pertama video pada pengguna 'Berita Feed, Facebook telah di proses konstan meningkatkan cara pengguna dan bisnis pada jaringan berinteraksi dengan konten: jaringan meluncurkan fitur autoplay, memungkinkan video untuk dibagikan dan tertanam untuk ketiga situs -party, dan memberikan mendalam analisis pada konten video yang disponsori. Dan upaya telah terbayar: konten video pada jaringan telah tumbuh 400 persen sejak peluncuran video Facebook, sekarang rata-rata empat miliar views setiap hari.

Facebook terus menyempurnakan fungsi video, membuat perubahan kecil yang sering berarti konsekuensi besar bagi bisnis pada jaringan. Untuk menghemat waktu, kami telah menyoroti empat perubahan besar ke Facebook video-dan bagaimana mereka dapat membantu bisnis Anda menghasilkan uang.

Facebook monetisasi video

Pada tanggal 1 Juli, Facebook mengumumkan kebijakan monetisasi baru untuk mendorong bisnis untuk membuat dan meng-host konten video pada jaringan. Sistem baru sangat bergantung pada Suggested fitur Video Facebook, yang menunjukkan isi yang serupa ke video pengguna hanya menonton. Setelah menonton beberapa video, pengguna akan melihat iklan, mirip dengan iklan pra-putar satu akan melihat dalam daftar putar YouTube. Tidak seperti video Facebook lainnya, iklan tersebut akan memiliki suara di.

Pendapatan dari disponsori video Facebook akan didasarkan pada beberapa faktor: jumlah penayangan iklan telah menerima, jumlah iklan pengguna menonton dalam melihat satu, dan jumlah waktu pengguna menghabiskan pada setiap video. Dari total pendapatan, 55 persen dari uang itu akan pergi ke pencipta konten video dan 45 persen akan pergi ke Facebook. Namun, jika pengguna menonton beberapa video disponsori dalam satu pengaturan, mereka 55 persen akan dibagi lebih lanjut antara pencipta video.

Inisiatif monetisasi menargetkan ponsel pengguna Facebook secara khusus, karena mereka menghitung untuk ¾ dari penayangan video total pada jaringan. Ini juga merupakan area di mana Facebook telah menang atas YouTube, di mana setengah dari total views berasal dari pengguna ponsel.

Bersama Program pendapatan iklan video Facebook saat ini terbuka untuk pilih pencipta konten, seperti Funny or Die dan Fox Sports, dengan janji-janji untuk membuka program dengan merek lain di masa depan. Jika bisnis Anda telah bereksperimen dengan konten video di Facebook, Anda memiliki kaki up; tetapi jika video sosial merupakan daerah baru untuk Anda, sekarang adalah waktu yang baik untuk memulai pengujian berbagai jenis konten untuk melihat apa yang bergema dengan audiens Anda. Mengetahui tujuan utama untuk video Anda: apakah kesadaran merek atau generasi memimpin? Hal lain yang penting untuk dipertimbangkan adalah panjang: sekarang bahwa perpecahan pendapatan akan ditentukan pada berapa lama pengguna menghabiskan menonton video Anda, Anda harus menemukan bahwa waktu yang optimal untuk menjaga penampil terlibat tetapi juga melakukannya untuk jangka waktu yang lebih lama .

Algoritma perubahan reward konten video menarik

News Feed terbaru perubahan algoritma Facebook akan memberikan visibilitas yang lebih organik untuk menarik konten video. Ini berarti bahwa jika pengguna telah berinteraksi dengan Anda video diperluas untuk layar penuh, muncul volume, atau diaktifkan format-itu definisi tinggi sinyal Facebook untuk menunjukkan kepada mereka video lain dari bisnis Anda, atau konten video serupa dari sumber lain .

Perubahan ini didorong oleh umpan balik dari pengguna yang mengatakan mereka sering menikmati menonton video Facebook, tetapi tidak merasa perlu untuk berbagi, suka atau komentar pada mereka. Perubahan algoritma baru akan menguntungkan pengguna serta pencipta video, yang akan menerima dorongan lalu lintas organik sebagai hadiah untuk posting konten berkualitas tinggi.

Facebook Insights untuk data video

Facebook telah meluncurkan fitur lain untuk membantu pengiklan patokan kinerja konten video yang disponsori. Facebook baru saja menambahkan tab Video baru untuk Insights dashboard, yang menawarkan melihat ke dalam pandangan dan pandangan 30 detik pada tingkat Page, video top dalam rentang tanggal tertentu, dan metrik untuk video bersama dari Pages lainnya. Data ini mengambil menebak dari proses menemukan unsur-unsur video terbaik untuk audiens Anda. Video Insights memberikan informasi tentang kinerja video individu, dan bagaimana dibandingkan dengan video lain yang Anda telah berbagi.

Halaman administrator juga akan dapat membandingkan jumlah tampilan yang dihasilkan secara organik dibandingkan iklan yang dibayar, dan melihat berapa banyak video yang dilihat melalui auto-play vs klik-to-play. Merek juga akan dapat mengukur kinerja dari video disponsori dari waktu ke waktu, dan melihat pemain top mereka. Video Insights tab saat ini tersedia untuk sejumlah manajer Facebook Page, tapi diharapkan untuk meluncurkan secara global dalam beberapa minggu mendatang. Waktunya tidak bisa lebih baik-ini cara, pengiklan dapat memiliki bukti kuat untuk mendukung pilihan mereka konten video yang disponsori untuk digunakan dalam inisiatif monetisasi baru.

Sistem pembayaran baru untuk video Facebook

Akhirnya, Facebook membuat iklan video lebih terjangkau untuk merek. Jaringan baru ini telah mengkonfirmasi bahwa itu mengubah cara penayangan video yang disponsori adalah harga. Sekarang, bukannya pengisian pengiklan sesegera video muncul di pengguna News Feed-sama dengan harga pengiklan biaya per-kesan sistem Facebook hanya akan membayar untuk pengguna yang telah berhasil melewati tanda sepuluh detik dalam video .

Hal ini juga dapat mengubah cara pandangan memenuhi syarat di Facebook: selama beberapa bulan pertama iklan video Facebook, apapun masa lalu tiga detik dianggap sebagai pandangan (versus aturan 30 detik untuk YouTube). Sistem yang lebih tua berisiko mengumpulkan berlebihan jumlah penayangan tanpa pengguna benar-benar menonton iklan. Sekarang, pencipta konten video akan membayar untuk pemirsa yang telah menunjukkan bahwa awal sepuluh detik bunga-dan, setelah program pendapatan bersama tendangan, merek bisa mendapatkan ROI yang lebih besar untuk iklan tersebut.
Sumber : Bontang Posthttp://blog.hootsuite.com/how-facebook-videos-can-help-you-make-money/

Kamis, 23 April 2015

Heboh di Facebook, Nambal Gigi Bayar Rp 9 Juta, Waduh!

Pemilik akun Facebook Abigail Anggita Vela menceritakan kekagetannya ditagih Rp 9 juta saat menambal gigi di Rumah Sakit MMC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Menanggapi itu, dokter dan pihak rumah sakit membantah.

"Mohon maaf kita tidak bisa memberikan informasi apa-apa," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas RS MMC, dr Cornelia, saat ditemui Kompas.com di RS MMC, Kamis (23/4/2015).

Menurut Cornelia, kasus tersebut merupakan urusan pihak rumah sakit dengan pasien terkait. Cornelia juga enggan memaparkan teknis penetapan tarif yang ada di rumah sakit tersebut.

"Itu urusan rumah sakit dengan pasien. Soal tarif, saya enggak hafal, belum tahu. Itu enggak bisa ditanyain," kata dia.

Ditemui terpisah, dokter yang menangani Abigail, dr Ingrid Tandiari, membantah jika dirinya telah menaikkan tarif secara sepihak. Dia mengatakan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan prosedur penetapan tarif yang berlaku.

"Itu bukan tarifnya dinaikkan! Enggak usah dibesar-besarkan. Itu kan hanya soal pemberitahuan saja," ujarnya dengan nada meninggi.

Sementara itu, Abigail dalam akun Facebook-nya menceritakan bagaimana kronologi dia menambal gigi di RS MMC. Vela mengaku berobat ke RS MMC pada Senin (20/4/2015) pukul 11.45 WIB. Sebelum ditindak medis, dia sempat ditanyakan terkait keluhannya. Setelah itu, Vela dipersilakan duduk di kursi tindakan sambil meletakkan map plastik berisi formulir asuransi kantor yang diberikan oleh bagian pendaftaran.

"Disinilah semua itu berawal. Yakni ketika ada form asuransi Lippo Insurance," cerita dia dalam postingan yang terkoneksi dari media sosial Path.

Saat berada di kursi tindakan, Vela mengaku tidak pernah meminta untuk dilakukan beberapa tindakan medis dari dokter yang bersangkutan. Dalam hal ini, kata Vela, dia tidak meminta dokter untuk melakukan scaling dan mengebor gigi lainnya.

Setelah 45 menit berlalu, tindakan terhadap gigi Vela selesai. Ia pun diberikan slip pembayaran berwarna kuning dan ditulis tangan oleh asisten dokter. Rinciannya, ada tulisan Rp 2.000.000 + Rp 7.000.000 = Rp 9.000.000.

Namun, alangkah kagetnya Vela mendapati total biaya tersebut. Bahkan, ketika dia mencoba mengonfirmasi ke petugas kasir khusus loket asuransi, ia malah dilemparkan ke petugas lainnya.

"Petugas menjawab 'Itu bisa ditanyakan langsung ke petugas di ruangan dokternya, Bu'. Saya minta disambungkan via telepon untuk minta penjelasan, dia jawab 'Harus langsung, Bu. Kita biasanya ngga lewat telepon.' Disinilah keanehan itu makin menjadi-jadi," kata Vela menirukan ucapan petugas rumah sakit.

Tanpa banyak basa-basi, Vela pun menemui dokter yang menanganinya. Saat ia meminta rincian atas biaya Rp 9 juta yang ditagihkan, dokter malah menyuruh asistennya untuk membuat perincian.

"Dokternya bilang, 'Ya sudah didiskon aja jadi 8 juta.' Tambah aneh bukan. Ini institusi rumah sakit, tapi kok main-main soal harga. Tidak ada standarisasi harga atas jasa dokter dan tindakan disini," tuturnya.


Merasa kurang puas dengan respons dokter tersebut, Vela lantas kembali ke kasir dan minta disambungkan ke penanggung jawab rumah sakit. Namun, dia justru diarahkan ke ruang humas. Ia pun mengadukan kekecewaannya terhadap pelayanan petugas MMC dan dokter yang menangani keluhannya.

"Dokter tidak konfirmasi dulu ke saya untuk tindakan yang terbilang SANGAT MAHAL tersebut. Terlebih tidak konfirmasi harga. Mungkin karena dokter berasumsi saya pakai asuransi, maka semua akan dicover asuransi. Jika itu alasannya, maka saya rasa ini bisa dikategorikan “pengeretan” terhadap asuransi," tulis Vela yang mengaku memiliki plafon asuransi sebesar Rp 50 juta.

Dalam tulisannya, Vela juga menuliskan bahwa pihak humas telah mengklarifikasi ke dokter dan menyampaikan permintaan maaf kepada dirinya. Setelah sempat dimediasi singkat oleh pihak humas, dokter akhirnya sepakat untuk menetapkan tarif total sebesar Rp 4 juta terkait tindakan terhadap gigi Vela.(kompas)

Berkat Iklan, Pendapatan Facebook Melonjak 73%

Jejaring sosial Facebook, membukukan pendapatan pada kuartal pertama 2015 sebesar USD3,54 juta. Angka ini agak sedikit dibawah eskpektasi dari analis Wall Street yang memprediksi pendapatan jejaring sosial terbesar di dunia ini bisa menyentuh angka USD3,56 miliar.

Melansir dari CNN, Jumat (24/4/2015) pendapatan Facebook pada awal tahun ini sebagian besar ditopang oleh iklan seluler. Tercatat, pendapatan iklan seluler ini mengambil porsi 73 persen dari total pendapatan iklan di Facebook. Angka ini meningkat bila dibanding akhir tahun 2014 yakni 69 persen.

"Para pengiklan tidak akan menghabiskan waktunya untuk beriklan di Facebook sama dengan jumlah waktu yang dihabiskan oleh pengguna situs. Facebook bekerjasama dengan para pengiklan besar, dan kita hanyalah sebagian kecil dari mereka. Iklan video saat ini adalah bidang periklanan yang tengah berkembang di Facebook," kata COO Facebook, Sheryl Sandberg.

Saat ini, Facebook tercatat memiliki pengguna aktif bulanan yang mencapai 1,44 miliar. Dari sisi jumlah pengguna, Facebook juga mengalami peningkatan 24 persen dibanding tahun lalu. Saham Facebook tercatat anjlok 2 persen pada perdagangan kemarin. Hingga Maret 2015, jumlah karyawan Facebook tercatat mencapai 10.082 orang yang tersebar di 50 kantor cabang Facebook di seluruh dunia.( okezone )

Saat ini Pengguna Facebook Enam Kali Lipat Penduduk Indonesia

Jejaring sosial Facebook merilis laporan kuartal pertama 2015 pekan ini yang mencatat 1,44 miliar pengguna aktif di seluruh dunia per bulannya. Ini 50 juta lebih banyak daripada perkiraan populasi China, 188 juta lebih banyak dari populasi India dan hampir enam kali lipat jumlah penduduk Indonesia.

Facebook juga melaporkan jumlah pengguna aktif per bulannya yang mengakses via piranti mobile meningkat 24 persen dalam setahun terakhir, menjadi 1,25 miliar pengguna pada Maret 2015.

Yang menarik, walaupun jumlah pengguna Facebook dan aksesnya dari piranti mobile dan tablet meningkat, pendapatan operasional perusahaan ini turun 13 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu, menjadi $933 juta.

Beberapa faktor menjadi penyebabnya, menurut analis.

Dalam setahun terakhir, Facebook telah menambahkan serangkaian produk baru, atau aplikasi (app) bagi penggunanya. Ini termasuk akuisisi Facebook terhadap aplikasi Instagram, peluncuran app "Messenger" yang memungkinkan pengguna Facebook berkomunikasi secara langsung satu sama lain, dan upaya agresif untuk mendorong konten video native di Facebook, ditujukan untuk menandingi dominasi video oleh Google melalui YouTube.

Selain itu, lebih dari separuh pendapatan Facebook berasal dari negara-negara di luar Amerika Serikat, sebagai contohnya Indonesia, di mana Facebook sangat populer. Kenaikan nilai dolar AS terhadap rupiah boleh jadi menyusutkan pendapatan dan keuntungan Facebook secara keseluruhan.

Dalam pernyataannya ke media, pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg menyebut laporan tersebut mencerminkan "kuartal yang baik dan permulaan yang baik bagi tahun ini."


"Kami membangun serangkaian aplikasi karena kami menginginkan orang-orang untuk dapat berbagi apapun yang mereka inginkan," kata Zuckerberg. "Kami berharap orang-orang untuk berbagi konten-konten yang lebih kaya lebih sering, sehingga kami ingin meneruskan pengembangan alat-alat baru dan menfasilitasi penyampaian ekspresi ini."

Facebook diluncurkan kepada masyarakat luas Desember 2004, dan jumlah pengguna tumbuh perlahan pada empat tahun pertama.

Pakar strategi social media Ben Foster menghitung bahwa pada April 2009, Facebook memiliki sekitar 200 juta pengguna. Tapi dalam kurang dari dua tahun kemudian, pada Juni 2011, Facebook melaporkan 750 juta pengguna. Menurut kalkulasi Foster, tingkatan pertumbuhan yang berkali-kali lipat tersebut terus berlangsung sejak itu.

"Pertumbuhan jumlah pengguna aktif di mobile menunjukkan bagi saya bahwa Facebook menjadi hal pertama yang dicek orang pada piranti mobile mereka," kata Foster kepada VOA. "Bila tren ini berlanjut, Facebook dapat dengan muda menjadi sumber utama pembawa arus bagi penerbit dan perusahaan-perusahaan. Ini dapat mengubah wajah konten digital karena konten yang orang inginkan di piranti mobile berbeda dengan konten yang mereka ingin lihat di peramban (desktop)."

Kebanyakan pendapatan Facebook berasal dari penjualan iklan yang ditargetkan secara khusus bagi setiap pengguna, berdasarkan aktivitas sebelumnya oleh pengguna, daftar teman, "likes," dan konten yang mereka pasang, di antara faktor-faktor lainnya. Iklan yang ditampilkan di piranti mobile kini menyumbangkan 73 persen jumlah pendapatan Facebook dari iklan.

Menurut ketentuan penggunaan Facebook, jejaring sosial ini mengklaim lisensi bagi data yang dipasang seperti foto dan lainnya. Ini membuat para aktivis privasi khawatir Facebook akan mengklaim hak cipta atas materi yang dibuat dan dipasang oleh para penggunanya.

Walaupun begitu, seperti dikatakan oleh juru bicara Facebook Matt Steinfeld kepada VOA, lisensi yang diberikan kepada pengguna tidak dapat menjadi landasan bagi Facebook untuk mengklaim hak cipta.

Facebook Hello Bisa Ungkap Penelepon Anonim

Ada panggilan dari nomor tak dikenal acap kali membuat pengguna ponsel ragu untuk menerima panggilan. Bisa saja si penelpon adalah orang yang tak diharapkan. Tapi, bisa juga si penelpon sebenarnya adalah orang yang dikenal.

Keraguan tersebut tak perlu lagi dialami dengan ditelurkannya aplikasi "Facebook Hello", sebuah aplikasi yang digodok oleh tim Facebook Messenger.

Tujuan aplikasi itu adalah mengintegrasikan daftar kontak Facebook dengan daftar kontak yang disimpan di ponsel. Pengguna dapat mengetahui identitas penelpon walau tak menyimpan nomor kontak orang tersebut di daftar kontak ponsel.

"Pengguna bakal melihat informasi terkait nama, pekerjaan, situs, dan hal lainnya yang dibagi penelpon di akun Facebooknya," kata Product Manager Facebook, Andrea Vaccari, sebagaimana tertera pada NewsroomFB.

Tentu, hal ini berlaku selama pengguna berteman dengan penelepon di Facebook.
Juga, jika penelepon tak mengubah penyetelan default di akun Facebook-nya ihwal integrasi informasi akunnya dengan Hello.

Selain untuk mengakses informasi personal, Hello juga memungkinkan penggunanya untuk memblok nomor tertentu dan mencari panggilan bisnis dengan lebih mudah. Pasalnya, perpustakaan informasi kontak di Facebook sangat besar dan mengakomodir pencarian berbagai kontak.



Cara kerja Hello kurang lebih seperti aplikasi TrueCaller. Bedanya, Hello diintegrasikan dengan Facebook.

Bulan lalu, pihak Android sempat mendapati Facebook bereksperimen dengan Hello, namun memakai kodenama "Phone". Eksperimen tersebut hanya dijalankan untuk lingkaran pekerja Facebook.

Kini, eksperimen Facebook Hello dilakukan dengan cakupan lebih luas. Pengguna Facebook di AS, Brazil dan Nigeria yang menggunakan perangkat Android, sudah dapat merasakan pengalaman telepon dengan mengaktifkan Hello.

Jika percobaan di negara-negara tersebut berjalan sesuai yang diharapkan, Hello bakal mengepakkan sayap ke negara-negara lainnya.

Namun, barangkali cuma pengguna Android yang bakal menjajal layanan tersebut. Pasalnya, iOS tak mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk berinteraksi dengan panggilan telepon. ( kompas.com)

Facebook Luncurkan Hello, Caller ID Tipe Baru

Caller ID telah membantu seseorang untuk mengetahui identitas penelepon sejak tahun 1980-an. Dan sekarang, Facebook membuat sebuah aplikasi untuk Android yang memiliki fungsi yang serupa. Aplikasi ini bernama Hello.

Saat Anda mendapat panggilan telepon dari seseorang, Hello akan menunjukkan pada Anda profil Facebook dari orang tersebut. Dan Anda akan dapat memutuskan apakah Anda akan menerima atau mngabaikan panggilan tersebut atau bahkan memblokir nomornya.

Dalam sebuah artikel yang ada pada blog resmi mereka, Facebook menyebutkan bahwa Hello adalah caller ID jenis baru.

"Saat Anda mendapat panggilan telepon, Hello akan menunjukkan data mengenai sang penelepon, bahkan jika Anda tidak menyimpan nomor orang tersebut dalam ponsel Anda," kata Facebook. "Anda hanya akan melihat informasi yang telah dituliskan oleh sang penelepon dalam profil Facebook miliknya."

Anda mungkin merasa melihat profil dari seseorang yang bahkan tidak Anda kenal adalah suatu hal yang aneh. Tetapi Facebook meyakinkan bahwa peluncuran Hello tidak merubah pengaturan privasi yang ada pada Facebook. Data yang mereka tunjukkan melalui Hello adalah data yang memang dapat dilihat oleh semua orang melalui Facebook.

Dengan kata lain, Anda hanya akan dapat melihat profil dari seseorang melalui Hello jika orang tersebut memang membuat profil dalam akun Facebook mereka.

Selain menunjukkan profil seseorang, dengan Hello Anda juga dapat mencari nomor telepon dari satu perusahaan yang telah Anda cari. Fitur ini bekerja layaknya fitur pada Google Maps. Jika Anda melakukan pencarian mengenai satu bisnis dari aplikasi ini, Anda kemudian dapat memanggil toko/perusahaan tersebut. Anda juga dapat menyarankan toko/perusahaan tertentu pada teman-teman Anda.

Sebelum diluncurkan dengan nama Hello, aplikasi ini dinamai dengan Phone, yang merupakan aplikasi baru dalam tahap beta yang diuji pada pekerja Facebook saja.

Saat ini, masih belum diketahui apakah aplikasi ini akan tersedia pada gadget berbasis iOS, mengingat iOS tidak mengizinkan aplikasi untuk mengakses panggilan telepon. (digitaltrends)

Rabu, 22 April 2015

Punya uang Rp 459 triliun, bos Facebook masih suka pakai baju lusuh

Hampir semua orang akrab dengan Mark Zuckerberg. Meskipun masih berusia 30 tahun, namun dia telah sukses menduduki peringkat 15 orang terkaya di dunia dengan total kekayaan mencapai USD 35,5 miliar atau setara dengan Rp 459 triliun.

Mark memperoleh kekayaan dengan menciptakan jejaring sosial Facebook bersama 4 orang temannya. Semenjak Facebook tenar dan melantai di bursa saham, kekayaan Mark naik secara drastis.

Namun demikian, mungkin tidak semua orang tahu kalau Mark hidup secara sederhana. Meskipun mempunyai harta hampir Rp 500 triliun, Mark tidak membeli barang mewah yang terkesan wah.

Dilansir dari therichest, Mark saat ini masih sering menggunakan jaket dan kaos abu abu kesayangannya. Selain itu, Mark juga masih mengendarai mobil murah yaitu Honda Acura.

"Satu-satunya hal mahal yang pernah dibeli Mark adalah sebuah rumah di Palo Alto, California USD 7 juta," isi kutipan thericehst. Jika dibandingkan dengan kekayaannya, harga rumah ini tidaklah seberapa.

Dalam sebuah sesi tanya jawab, Mark ditanya kenapa dia selalu memakai T-shirt yang sama setiap hari.

Pria kelahiran 14 Mei 1984 itu memaparkan pemikiran sederhananya yang langsung membuat banyak orang kagum. Dia mengaku bahwa dirinya tidak suka membuang banyak waktu di depan cermin.

"Saya benar-benar ingin mempermudah hidup saya dan membuat sedikit keputusan untuk itu, kecuali cara terbaik untuk melayani masyarakat," terang Mark.

Mark juga menambahkan bahwa dia tidak memakai kaos yang sama setiap hari, hanya saja dia memiliki beberapa kaos dengan warna yang sama. - Merdeka.com -

Konten News Feed Facebook Akan Berubah

Konten News Feed Facebook akan lebih dipenuhi dengan berbagai post dari teman-teman. Jika Anda me-Like banyak laman Facebook, mungkin Anda melihat News Feed Anda dipenuhi dengan informasi baru dari laman-laman tersebut. Sehingga kadang informasi mengenai teman-teman Anda tak banyak muncul.

Facebook tampaknya memahami itu dan membuat perubahan. Kemarin melalui situs Newsroom resminya, Facebook mengumumkan akan mengubah konten News Feed.

“Karena makin banyak orang dan laman berbagi konten, kami perlu tetap memperbaiki News Feed agar seimbang,” ungkap Max Eulenstein selaku manajer produk dan Lauren Scissors selaku peneliti dalam Newsroom Facebook.

Apa yang akan terjadi dengan News Feed Anda?

Pengguna yang sebelumnya hanya mendapat sedikit konten akan mendapat lebih banyak. Facebook juga akan menghindari menampilkan berbagai konten dari sumber yang sama dalam satu tampilan.

Bagi pengguna yang selama ini News Feed-nya lebih banyak dipenuhi dengan info dari situs berita atau perusahaan akan mendapat lebih banyak info (foto, status, link, atau video) dari teman-teman mereka. Juga, Facebook akan mengurangi menampilkan info dari orang lain yang dikomentari oleh teman. - Rimanews –

5 Pertanyaan Super Sulit yang Diberikan ke Calon Pegawai Facebook

Facebook adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang paling diidamkan para pencari kerja. Sebab, selain gaji teramat layak yang akan didapat, tentu akan keren sekali jika seseorang menjadi karyawan Facebook.

Oleh karena itu, tak mengherankan jika Facebook melakukan seleksi ketat dalam merekrut karyawannya. Salah satu caranya adalah dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan sulit dalam wawancara terhadap pelamar kerja.

Lansiran situs Glassdoor, berikut ini adalah pertanyaan paling sulit yang biasa diberikan kepada para calon karyawan Facebook, khususnya mereka yang akan ditempatkan di divisi pemrograman.

Soal bola lampu dan gedung 100 lantai

"Anda diberi dua buah bola lampu dan di hadapan Anda ada sebuah gedung setinggi 100 lantai," kata seorang pewawancara kepada pelamar kerja.

"Cari tahu, di lantai berapakah kedua bola lampu tersebut akan pecah ketika dijatuhkan?"

Hujan atau tidak sih?

"Anda akan naik pesawat ke Seattle. Anda ingin tahu apakah Anda harus membawa payung ke sana."

Kemudian, Anda menelepon secara acak 3 teman Anda yang tinggal di Seatlle dan bertanya apakah sedang turun hujan di sana.

Masing-masing teman Anda punya peluang 2/3 untuk berkata jujur dan peluang 1/3 untuk berbohong pada Anda.

Ternyata, ketiga teman Anda itu mengatakan 'Ya' di sini sedang hujan. Berapa peluang bahwa memang benar sedang turun hujan di Seattle?"

Kejahatan yang amat terorganisir

"Anda berusaha merampok sejumlah rumah yang ada di sebuah jalan.

Di setiap rumah ada simpanan uang tunai. Tujuan Anda adalah untuk merampok sebanyak-banyaknya dari rumah-rumah tersebut.

Namun, ada sedikit hambatan. Ketika satu rumah dirampok, maka dua rumah yang ada di sampingnya tidak bisa dibobol. Lalu, bagaimana solusi Anda?"

Jumlah pengguna Facebook

"Kapan dan bagaimana caranya agar Facebook bisa memiliki 2 miliar pengguna?'

Sekilas, pertanyaan ini tampak seperti pertanyaan konyol, namun sebenarnya tidak. Awal tahun ini, Facebook mengklaim telah memiliki 1,4 miliar pengguna aktif bulanan.

Angka tersebut bisa dimanfaatkan untuk memprediksi kapan pengguna Facebook tembus 2 miliar.

Apakah Anda selalu berpakaian seperti itu?

Tidak semua pertanyaan melulu tentang matematika.

Salah seorang pelamar yang ingin masuk kantor pusat Facebook di California, Amerika Serikat, diberi pertanyaan aneh.

"Apakah Anda selalu berpakaian seperti itu?" tanya si pewawancara.

"Mereka ini (Facebook) melontarkan banyak pesan bermakna ganda," kata si pelamar.

"Facebook bilang saya harus mengenakan pakaian bisnis untuk wawancara, namun saya justru dikritik karena melakukan seperti yang diminta," lanjutnya.

Memang, si pelamar diterima kerja di Facebook. Namun, entah apa sebabnya, si pelamar membatalkan niatnya kerja di perusahaan Mark Zuckerberg tersebut. (Mirror/Glassdoor) -tempo.co-

Ini Alasan Situs Kelase Beri Akses Gratis Bareng Facebook

Chief Operating Officer Kelase, Winastwan Gora Swajati, membenarkan jika platform pembelajaran digital itu ikut bekerjasama dengan Internet.org dalam penyediaan layanan akses internet gratis.

Menurut Winastwan, kerja sama ini dimulai pada Juli tahun lalu. Ketika itu salah satu manajer Facebook mengontak manajemen Kelase lewat email untuk ikut dalam kemitraan.

"Tentu saja dengan senang hati kami menerimanya," kata Winastwan kepada Tempo lewat email, baru-baru ini. Penjajakan awal itu lalu diikuti dengan komunikasi lewat video conference dan pertemuan langsung dengan salah satu direktur Facebook.

Menurut Winastwan, kerja sama keduanya didasari pada prinsip bahwa setiap orang berhak merasakan manfaat dari Internet. "Dengan kolaborasi ini kami berharap setiap orang bisa belajar secara online dan mengikuti modul pelatihan yang kami sediakan," kata dia.

Kelase, Winastwan melanjutkan, termasuk dalam kategori pendidikan dalam kerja sama ini. Internet.org, menurut Winastwan, juga menjalin kerja sama dengan layanan internet dibidang lain seperti kesehatan, pendidikan, keuangan, komunikasi, pekerjaan dan informasi lokal.

Menurut Brimy Laksmana, CEO Kelase, layanan pendidikan digital ini bisa diakses dari daerah yang memimiliki akses Internet minim. "Ini untuk memperkecil perbedaan kualitas pendidikan antara masyarakat di kota besar dengan kota kecil."

Menurut Brimy, ini bisa terjadi karena Kelase melakukan sejumlah penyesuaian teknis agar layanannya tidak membutuhkan akses dengan bandwith besar.

Seperti diketahui, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengumumkan kerja sama Internet.org dengan sejumlah organisasi dan layanan digital di Indonesia pada awal pekan ini. Internet.org merupakan yayasan nirlaba yang digulirkan Facebook bersama Samsung, Opera browser dan beberapa perusahaan lain.

Organisasi ini berupaya menyediakan akses Internet gratis bagi masyarakat miskin di sejumlah negara berkembang. Selain Indonesia, India dan Kenya serta beberapa negara Afrika mengikuti program ini.

Di Indonesai, layanan akses internet gratis ini bisa diakses oleh para pengguna kartu SIM dari Indosat, yang merupakan perusahaan telekomunikasi mitra dalam kerja sama ini.

Berikut ini sejulmah layanan internet yang bisa diakses gratis dalam kerja sama ini:
1. Accuweather
2. Ask.com
3. BabyCenter
4. Bola.net
5. Facebook
6. Girl Effect
7. JobStreet
8. Kapanlagi
9. Kelase
10. Merdeka.com
11. OLX
12. Penuntun Hidup Sehat
13. Tokopedia
14. Wikipedia
15. Wattpad
Sumber : tempo.co

Selasa, 07 April 2015

Facebook dan WhatsApp Mulai Terintegrasi

Jejaring sosial facebook tahun lalu telah mengakuisisi aplikasi pesan instan WhatsApp, dengan nilai sekitar 22 miliar dollar AS.

Kini, Facebook mulai mengintegrasikan layanan pesan instan tersebut dengan jejaring sosialnya.

Dikutip KompasTekno dari Phone Arena, Senin (6/4/2015), dalam aplikasi Facebook mobile terbaru (versi 31.0.0.7.13), pengguna kini diberi pilihan untuk mengirim dan berbagi berita ke WhatsApp melalui tombol Send yang ada di bagian bawah.




Tombol tersebut saat ini belum tersedia bagi pengguna Facebook versi publik, karena layanan tersebut masih bersifat beta dan baru bisa diakses oleh penguji saja.

Sebelumnya, CEO Facebook Mark Zuckerberg sempat mengatakan bahwa Facebook dan WhatsApp akan tetap menjadi perusahaan yang terpisah, namun penggabungan layanan keduanya sudah diprediksi oleh para pengamat dari awal.

Tujuannya, Facebook bisa meningkatkan lalu-lintas pengguna layanannya melalui aplikasi WhatsApp, dan meningkatkan pendapatan dari iklan yang ditampilkan.

Rumor lain yang beredar adalah, integrasi panggilan suara dalam layanan Facebook. Sebelumnya, WhatsApp sudah memperkenalkan fitur voice call ini di layanannya untuk Android. Layanan untuk platform iOS akan menyusul kemudian.

Walau kedua perusahaan tetap menjadi dua perusahaan terpisah, namun kemungkinan akan lebih banyak lagi penggabungan layanan antara Facebook dan WhatsApp.( kompas.com)

Rabu, 01 April 2015

Yuk Coba Fitur Baru "On This Day" Facebook

Jejaring sosial Facebook memperkenalkan fitur baru yang disebut dengan "On This Day." Fitur tersebut bekerja layaknya aplikasi Timehop, yaitu menampilkan nostalgia di jejaring sosial penggunanya di masa lalu.

Fitur On This Day untuk saat ini belum bisa diakses dari wilayah Indonesia. Namun menurut Tech Crunch, Selasa (25/3/2015), On This Day akan diluncurkan secara global dalam beberapa hari ke depan.

Setelah resmi diluncurkan nanti, fitur On This Day akan bisa diakses melalui menu Bookmarks Facebook, Search, News Feed atau melalui URL https://www.facebook.com/onthisday

Facebook juga akan memberikan notifikasi opt-in untuk aplikasi Facebook di iOS, Android, mobile web dan desktop, bagi pengguna yang ingin mengadopsinya.

Hal-hal yang ditampilkan dalam On This Day adalah postingan Facebook, baik berupa update status maupun foto yang diunggah dalam rentang waktu tertentu.

Untuk foto, On This Day keluaran Facebook akan menampilkan data hingga satu tahun yang lalu. Sementara update status, On This Day akan menampilkan data selama empat tahun ke belakang.

Belum ada pilihan untuk keluar dari layanan On This Day (opt out), namun Facebook mengatakan telah membuat algoritma sehingga fitur On This Day tidak akan menampilkan kenangan buruk.

Fitur On This Day sebenarnya telah dimulai oleh Facebook sejak 2010 lalu. Setelah melihat kesuksesan Timehop yang memiliki 6 juta pengguna harian di perangkat mobile, nampaknya Facebook juga mulai tertarik untuk memberikan layanan yang sama.

Drone Facebook Dengan Tenaga Matahari

Facebook berencana menguji sebuah model pesawat tanpa awak bertenaga surya pada pertengahan tahun ini, kata seorang petingginya, Kamis. Ini adalah salah satu langkah Facebook dalam membuka akses Internet bagi miliaran warga dunia yang kini belum terkoneksi.

Awal bulan ini, Facebook menguji pesawat tanpa awak alias drone berukuran lebih kecil, sekitar sepersepuluh dari ukuran drone bertenaga suryanya. Drone tenaga surya tersebut memiliki sayap selebar pesawat Boeing 737 namun bobotnya hanya seperti sebuah mobil kecil.

Drone tenaga surya bernama Aquila itu adalah bagian dari inisiatif Internet.org yang diluncurkan Facebook guna memperluas akses Web. Tujuannya adalah menjangkau sekitar 1,1 sampai 2,8 miliar warga dunia yang belum terkoneksi saat ini.

Facebook dan pesaingnya, Google, bereksperimen dengan beberapa teknologi untuk menjangkau mereka yang belum terjamah kabel telekomunikasi atau jaringan seluler. Selain memakai drone, Facebook juga melirik satelit dan teknologi lain. Google punya program drone sendiri dan tengah berupaya mengirim Internet lewat balon udara yang terbang tinggi. Raksasa mesin pencari itu juga meluncurkan program penyampaian akses Internet dari satelit yang mengorbit.(WSJ)

Kamis, 26 Maret 2015

Membongkar Facebook Ads Dari Terselubung Fans Page

Membongkar Facebook Ads Dari Terselubung Fans Page - Halooo Selamat Malam Facebooker Kota BOntang dan pembaca Kotabontang.org bai pembaca setia maupun pembaca yang tersesat.Kali ini admin akan mencoba mengupas tuntas tentang "permainan" Facebook ads dari fans page terselubung. Pernahkan kamu melihat Fanspage ini berada di Kronologi facebook kalian. Dan tentu saja bagi sebagian laki laki akan merasa "gatal' untuk meng Klik LIKE halaman ini. Dan berharap akan "mendapatkan sesuatu" yang menyegarkan. Aktifitas klik LIKE ini tentu sangat Lumrah, karena memang "gaya" facebook ads dari halaman "terselubung" ini cukup dan sangat menggoda.

Simak Tweet Dari Akun Twitter @BontangMedia Berikut



Setelah dengan beberapa kali klik dan kamu berada di Halaman Fans Page Terselubung ini kalian memang akan di suguhi berbagai pilihan Gambar yang seolah olah sebuah "video Dewasa" yang ketika anda Klik selanjutnya anda akan di bawa ke Playstore untuk menginstall sebuah Aplikasi "privacy lock". Woooyyyaaa,... banyak sekali memang yang sudah LIKE fans page terselubung ini.

Apa itu Aplikasi Privacy Lock dan Motif apa yang di dapat dari Laman Facebook Terselubung ini, Simak Postingan kami selanjutnya.

Isro Umaghani Luncurkan Facebook Fans Page Di facebook.com/IsroBtg

Isro Umaghani Luncurkan Facebook Fans Page Di facebook.com/IsroBtg - Setelah sebelumnya dengan website pribadi nya di isro.me, menurut penelusuran Team KotaBontang.org, kini Isro Umarghani yang juga Wakil Walikota Bontang ini meluncurkan Facebook Fans Page. Semoga saja FP Isro BTG ini bisa bermanfaat bukan hanya menjelang "suasana panas' pilkada desember 2015 ini. Semoga saja kehadiran FP ini dapat lebih menimbulkan kedekatan antara Rakyat / warga bontang dengan pimpinan nya.

Di lihat dari kedekatan Pilkada Desember ini, memang segala "prasangka" akan bermuara ke Bontang 1.Kita lihat saja nantinya.

Menuju ke halaman "about" di Fanspage ini terkesan Si pembuat kurang begitu siap dengan materi yang akan di sampaikan melalui akun facebook ini.Dalam halaman About hanya bertuliskan 

" Wakil Walikota Bontang 2011-2016

"Like" halaman ini untuk meninggalkan pesan dan komentar anda. Salam hangat, selamat bekerja dan bermanfaat. Trims"

Terkesan kurang greget akan visi misi dan tujuan  yang hendak di capai.

Dan semoga saja Sang Admin isro.me maupun fanspage isrobtg ini mampu "interaktif dan menguasai persoalan". Alangkah baiknya jika Pak Wawali Isro sendiri juga turut berperan serta aktif dalam berinteraksi dalam halaman ini. Jadi jangan sampai terkesan Fanspage ini tidak terkelola dengan baik. Sangat di sayangkan jika Tujuan mulia dari Fanspage ini tidak berdampak bagi kemajuan pembangunan kota bontang.

Sampai tulisan ini di buat Fanspage IsroBTG ini masih terlihat sepi dari interaksi dengan warga. Sang Admin masih hanya "share' berita berkonotasi pencitraan. Semoga saja kehadiran Fanspage ini bukan semata mata untuk menjaring "konstituen/massa" akan tetapi lebih cenderung ke Aspirasi dan kedekatan dengan rakyat.Bukan Hanya mengejar "likes" yang sampai saat ini baru mendapat 92 likes dari pengguna facebook.


Sekian

Kamis, 05 Maret 2015

Wanita Ini Menggunakan Hijab, Namun Roknya Kok Pendek

Wanita Ini Menggunakan Hijab, Namun Roknya Kok Pendek - Sejatinya mengikuti fashion dan gaya berbusana terkini memang menjadi dambaan bagi siapapun, tak hanya kaum hawa, kaum adam pun kerap tak mau ketinggalan untuk sekadar tampil modis mengikuti tren gaya berbusana.

Bagi kaum hawa, busana hijab kini semakin menjadi tren, bahkan ribuan model gaya berbusana hijab tersaji dan disiapkan khusus untuk memanjakan upara pecinta busana hijab.

Namun pada foto yang diunggah pengguna jejaring social facebook oleh akun bernama @Khanieyzjakh Q-Zut, dimana pada foto yang diunggahnya busana hijab terlihat seperti kurang pantas digunakan oleh seorang wanita yang berdiri dekat kereta, mengingat hijab bertujuan untuk menutupi aurat wanita.

Anehnya pada foto tersebut, si wanita berhijab justru malah menggunakan rok pendek, dan menggunakan hijab. Sambil melihat ponselnya, wanita berbusana aneh ini nampak tenang dan percaya diri saat mengenakan buisana tersebut.

Rabu, 11 Februari 2015

Sukses Bisnis Online dengan Facebook Ads

Facebook memegang peranan penging dalam banyak strategi pemasaran bisnis. Situs jejaring sosial ini menjadi platform pemasaran yang sangat dinamis yang bisa menghasilkan hasil pencarian produk yang hampir serupa dengan mesin pencari.

Bob Buch, CEO biro periklanan berbasis sosial SocialWire mengatakan, sebelum tahun 2013, isi Facebook masih "begitu-begitu saja." Facebook hanya berkisar tentang bagaimana memperoleh segudang "likes" yang berarti seseorang menyukai apa yang anda "post" di laman Facebook anda.

"Di tahun 2013, ada pergeseran besar. Facebook mulai menjadi pengiklan (dan pemasar) produk yang cepat tanggap terhadap audiens. Ini juga mengubah kemampuannya (Facebook) untuk mengatur lalu lintas di luar situs," kata Buch seperti dikutip dari Business News Daily, Rabu (3/9/2014).

Fitur Facebook Ads yang berbayar dapat mendorong penjualan produk. Akan tetapi, menurut Buch, hal itu dapat terjadi hanya jika iklan melalui Facebook Ads itu direncanakan dan dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, Buch membagi beberapa hal yang harus diingat untuk merencanakan iklan melalui Facebook.

Pertama, anggaplah Facebook seperti mesin pencari. Ketika membuat iklan untuk dipampang di Facebook, carilah kata-kata kunci spesifik yang dapat mengarahkan audiens langsung ke produk anda. Ini untuk efisiensi dan menghindari risiko produk anda tidak dilirik lantaran banyaknya produk yang sejenis.

Kedua, jagalah agar iklan anda selalu baru. Menayangkan iklan yang sama secara terus-menerus akan membosankan audiens. Ini bisa saja membuat mereka menyembunyikan perusahaan atau produk anda dari "News Feed" mereka. Tetaplah membuat konsumen tertarik dengan mengupdate foto produk anda atau berilah penawaran-penawaran menarik.

Selanjutnya, ingatlah konsumen tidak mengunjungi Facebook untuk membeli barang. Pada dasarnya, mereka mengunjungi Facebook untuk terhubung dengan keluarga dan sahabat.

Kunci sukses iklan lewat Facebook adalah mendapatkan perhatian konsumen potensial sehingga mereka mungkin akan kembali, mencari produk anda di Google, atau bahkan langsung mengunjungi web anda segera setelah mengunjungi Facebook.

Heboh Foto Nenek Koboi Ditilang Polisi Jadi Guyonan Netizen

Heboh Foto Nenek Koboi Ditilang Polisi Jadi Guyonan Netizen - Akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri memposting pelanggaran lalu lintas. Foto yang di posting, Kamis (5/2/2015) pukul 19:44 memperlihatkan seorang ibu-ibu mengendarai sepeda motor matik. Sang ibu hanya menggenakan daster, sandal jepit dan tanpa helm.

Lokasi foto ditengarai terjadi di wilayah Polda Kaltim karena terdapat tempelan watermark tulisan Humas Polda Kaltim. Namun entah dimana lokasi tepat terjadinya pelanggaran pengendara oleh si ibu tersebut. Dari gayanya di foto si Ibu terlihat menunjuk arah ke belakang dengan tangan kanannya.

Sementara petugas polisi lalu lintas berompi berusaha menghentikan perjalanan si Ibu. Tentu foto ini sejak diunggah selama tiga jam sudah mendapat like 1.195 dan mendapat 519 komentar. Ada komentar nyinyir dan adapula berkomentar lelucon. Salah satunya ibu tersebut dianggap nenek koboi oleh pemilik akun Mona Uminya Biya Naya.

Berikut komentar dari netizen setelah melihat foto tersebut:

Mona Uminya Biya Naya: Nenek cowboy

Refa Firdaus Rochman: cabe cabean ndan

Sutiyo Veteran: Saat aku parkir motor disono helm ku hilang digondol maling.. tolong pak polisi malingnya dikejar lari ke arah belakang

Beben Mekanik: Maaf pak saya sudah pikun.. kirain dah pake helm eh gak tahu nya ketinggalan warung pak.. tuuh warungnya jg deket.. gak jauh pak,, tolong ambilin dong pak..!!!

Hamdani WF Aja: jangan pake daster kalo naek motor

Herit Effendy: Pak Polisi:Selamat Pagi Bu?
Ibu:Maaf pak lupa tidak memakai helm,helmnya ketinggalan di warung hahahahaha

Baldy Patikradja Polisi: Maaf Ibu, kenapa naik motor gak pakai helm..? Pengendara: wong cuma deket aja kok pak, dari nengokin tetangga disono...Polisi: Iya bu... Tapi yg namanya apes atau celaka itu gak liat jauh atau deket lho bu... Lain kali pakai helm ya bu..

Adhi Dwi P Polisi: ibu mau sidang di sini ap di polres kamis depan? Sidang disini cuma 100.000 klo di pengadilan kena 500.000 lho?

Bedy Zuu: Kuat beli motornya tp gak kuat beli helmnya pak,,tukokne helm pak polis

Yohanes: Walaupun jaraknya dekat atau jauh harus menggunakan helm , karena helm merupakan standar keselamatan berlalu lintas

Hindari Cek Media Sosial di Pagi Hari!

Hindari Cek Media Sosial di Pagi Hari! - Ada beragam kebiasaan yang dilakukan saat bangun tidur di pagi hari. Beberapa di antara kita menjadikan cek e-mail dan media sosial sebagai ritual wajib di pagi hari. Begitu pula saat baru tiba di kantor.

Saking asyiknya mengecek lini masa media sosial di pagi hari, tanpa sadar sudah begitu banyak waktu yang terbuang. Menurut Dan Ariely, Profesor Psikologi dan Perilaku Ekonomi di Duke University, Amerika Serikat, kebiasaan mengecek media sosial di pagi hari hingga lupa waktu ini memang kerap dilakukan oleh banyak orang.

"Salah satu kesalahan paling menyedihkan dalam manajemen waktu adalah kecenderungan orang menghabiskan dua jam paling produktif mereka dengan melakukan hal yang tidak memerlukan kapasitas kognitif tinggi, seperti mengecek media sosial," ujar Ariely.

Lebih lanjut, Ariely mengungkapkan, pada dasarnya pagi hari adalah waktu dimana Anda dapat sangat produktif. Adapun dua jam setelah bangun pagi adalah periode emas produktivitas Anda sehari-hari.

Ariely menyarankan, ketimbang mengecek semua lini masa media sosial Anda, buatlah daftar hal-hal yang harus Anda lakukan di hari itu. Saat baru tiba di meja kerja Anda di kantor, cobalah untuk mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan Anda yang dianggap paling sulit.

Jika Anda sulit beraktivitas pada pagi hari, Anda bisa menyeduh kopi terlebih dahulu. Setelah kafein mulai bekerja di dalam tubuh, mulailah bekerja juga. Singkirkanlah media sosial untuk sementara waktu dan selesaikanlah apa yang menjadi pekerjaan Anda. Kalau tidak, Anda akan terus-menerus pulang larut malam.

'Dronies', Tren Baru Selfie dengan Drone

'Dronies', Tren Baru Selfie dengan Drone - Penggunaan drone kini menjadi sebuah tren baru, yaitu dronies. Bukan sebagai pesawat pengintai tapi sebagai media baru untuk melakukan selfie.

Dronies, jadi istilah baru untuk pengambilan video atau potret diri sendiri dengan menggunakan kamera yang diterbangkan bersama drone. Tren ini kini menjadi viral dan menyebar dengan cepat di berbagai belahan dunia.

Bahkan sebuah perusahaan distributor alat elektronik, Maplin, mencatat terjadi peningkatan penjualan drone hingga 200% dalam dua bulan terakhir, dan tentu saja dipicu oleh tren dronies yang sedang marak dilakukan.

Juru bicara Maplin, Breffini Walsh mengatakan, kini pengguna memiliki sebuah tren yang membawa aktivitas selfie pada babak yang lebih tinggi.

Menurutnya, fenomena ini terjadi karena masyarakat dapat mengadaptasi teknologi baru dengan cepat. Masyarakat melihat beberapa pengambilan gambar dan adegan pada sebuah film dengan menggunakan drone. Mereka dapat menyerap dan mengplikasikan penggunaan pesawat tanpa awak ini dengan cepat.

Memang, saat ini bukan hal sulit untuk mendapatkan sebuah drone yang dapat digunakan untuk melakukan tren dronies. Di Indonesia, beberapa situs jual beli online menyediakan banyak pilihan jenis drone dengan berbagai kisaran harga.

Untuk ikut melakukan tren dronies, pengguna setidaknya harus memiliki sebuah drone dan kamera GoPro yang terpasang. Jika dikalkulasikan, sebuah drone untuk selfie bisa mencapai harga lebih dari Rp 5 juta.

Di Indonesia, tren ini belum cukup marak mengingat harga drone yang masih cukup tinggi. Namun drone kini tengah ramai dibicarakan ketika Presiden Joko Widodo menyatakan akan menjaga perairan Indonesia dengan menggunakan pesawat tanpa awak ini.